Nasi goreng Tamoni merupakan rintisan usaha kuliner yang dimulai dengan modal pas pasan, walau pada umumnya usaha kuliner harus dimulai dengan modal besar, bagi saya dengan modal kecil sekalipun usaha seperti ini seharusnya bisa dijalankan.
Usaha tanpa modal jelas tidak mungkin bukan?, namun bagaimana cara mewujudkan impian mempunyai sebuah usaha dengan modal seminimal mungkin namun tetap bisa dijalankan dengan maksimal, bikin kita 'mumet' kan? itulah tantangannya .
Tantangan pasti banyak dalam perjalanan untuk memulai dan inilah yang harus dimaksimalkan secara sadar untuk dihadapi, apapun kondisi yang kita punya harus kita hadapi walau dengan standart yang sangat minimalis sebuah usaha, saya hanya punya kenyakinan pada kualitas produk dan rasa enak pada nasi goreng menurutku menjadi pilihan yang mendorong saya tetap melangkah
Sebelum membuka usaha nasigoreng saya berselancar membandingkan nasi goreng yang ada di pasaran , saya coba berkunjung di seputar kota Bantul yang menurut saya ramai, dan saya juga pergi ke kota Jogya yang menurutku saya juga banyak pengunjung datang , saya harus membeli untuk mencicipi masakan mereka.
Dengan penasaran saya coba untuk menguji secara organoleptik, saya mencicipi semua masakan nasi goreng yang saya anggap paling enak dan ramai.pengunjung sehingga dapat memastikan nasi goreng mana yang paling laku di pasaran Jogja.
Dengan berbekal berbagai rasa yang ada. kemudian saya coba membuat eksperimen nasi goreng bersama istri saya , berbekal keyakinan bahwa nasi goreng saya tidak kalah jika dibandingkan dengan nasi goreng yang sudah saya cicipi dipasaran, bahkan saya yakin lebih enak karena sudah mencoba di beberapa tempat yang menurut saya banyak pengunjungnya itu lah menurutku sebuah kemenangan karena sebagai "pengekor penjual nasi goreng" saya sudah punya bekal untuk bertempur memenangkan pertandingan.
Usaha tanpa modal jelas tidak mungkin bukan?, namun bagaimana cara mewujudkan impian mempunyai sebuah usaha dengan modal seminimal mungkin namun tetap bisa dijalankan dengan maksimal, bikin kita 'mumet' kan? itulah tantangannya .
Tantangan pasti banyak dalam perjalanan untuk memulai dan inilah yang harus dimaksimalkan secara sadar untuk dihadapi, apapun kondisi yang kita punya harus kita hadapi walau dengan standart yang sangat minimalis sebuah usaha, saya hanya punya kenyakinan pada kualitas produk dan rasa enak pada nasi goreng menurutku menjadi pilihan yang mendorong saya tetap melangkah
Sebelum membuka usaha nasigoreng saya berselancar membandingkan nasi goreng yang ada di pasaran , saya coba berkunjung di seputar kota Bantul yang menurut saya ramai, dan saya juga pergi ke kota Jogya yang menurutku saya juga banyak pengunjung datang , saya harus membeli untuk mencicipi masakan mereka.
Dengan penasaran saya coba untuk menguji secara organoleptik, saya mencicipi semua masakan nasi goreng yang saya anggap paling enak dan ramai.pengunjung sehingga dapat memastikan nasi goreng mana yang paling laku di pasaran Jogja.
Dengan berbekal berbagai rasa yang ada. kemudian saya coba membuat eksperimen nasi goreng bersama istri saya , berbekal keyakinan bahwa nasi goreng saya tidak kalah jika dibandingkan dengan nasi goreng yang sudah saya cicipi dipasaran, bahkan saya yakin lebih enak karena sudah mencoba di beberapa tempat yang menurut saya banyak pengunjungnya itu lah menurutku sebuah kemenangan karena sebagai "pengekor penjual nasi goreng" saya sudah punya bekal untuk bertempur memenangkan pertandingan.
Bahkan di lain waktu saya masih penasaran mengujungi warung nasi goreng yang membludak saya rela antri demi nasi goreng yang ingin saya bandingkan dengan masakan istri saya
Dengan niat yang gede membuat saya semangat untuk cepat segera mewujudkan mempunyai usaha nasi goreng, saya mulai bersih bersih rumah mulai dari dapur hingga ruang tamu semua saya bersihkan satu persatu untuk dirapikan serta menata seluruh rumah agar lebih nyaman dan tidak lupa meninjau sumber air bersih yang saya gunakan dan menata lay out dapur agar nyaman untuk bekerja.
Karena usaha ini dimulai dari rumah maka saya menyebutnya Rumah Nasi Goreng Sapi/Kambing, (Tamoni group) dan masih saya tambahkan embel embel Tamoni dengan logo kipas besar dan kecil,
Kata Tamoni menurutku sich ,dari kata tamu , karena saya berharap banyak tamu yang datang untuk berkunjung bertamu di rumah saya. dan lambang kipas besar dan kecil berwarna merah merupakan filosofy semangat saya untuk dapat melayani tamu senyaman mungkin seperti dikipasi "silir" sehingga mereka betah dan nyaman layaknya seorang tamu yang harus kita hormati dan layani tanpa padang bulu mereka berasal dari kalangan mana semua dalam kesetaraan, yang jelas kami menghormati semua pelanggan yang datang ke rumah saya.
Dengan niat yang gede membuat saya semangat untuk cepat segera mewujudkan mempunyai usaha nasi goreng, saya mulai bersih bersih rumah mulai dari dapur hingga ruang tamu semua saya bersihkan satu persatu untuk dirapikan serta menata seluruh rumah agar lebih nyaman dan tidak lupa meninjau sumber air bersih yang saya gunakan dan menata lay out dapur agar nyaman untuk bekerja.
Karena usaha ini dimulai dari rumah maka saya menyebutnya Rumah Nasi Goreng Sapi/Kambing, (Tamoni group) dan masih saya tambahkan embel embel Tamoni dengan logo kipas besar dan kecil,
Kata Tamoni menurutku sich ,dari kata tamu , karena saya berharap banyak tamu yang datang untuk berkunjung bertamu di rumah saya. dan lambang kipas besar dan kecil berwarna merah merupakan filosofy semangat saya untuk dapat melayani tamu senyaman mungkin seperti dikipasi "silir" sehingga mereka betah dan nyaman layaknya seorang tamu yang harus kita hormati dan layani tanpa padang bulu mereka berasal dari kalangan mana semua dalam kesetaraan, yang jelas kami menghormati semua pelanggan yang datang ke rumah saya.
![]() |
| Nasi Goreng Tamoni |
Dengan Banner yang terpampang di deket rumah dengan design seperti ini barang kali menambah semarak agar kuliner dapat mudah dikenal dan sampai pada para pelanggan saya
Itu sekelumit cerita saya agar pengunjung mengetahui saya secara terbuka apa adanya. Berbicara
Itu sekelumit cerita saya agar pengunjung mengetahui saya secara terbuka apa adanya. Berbicara
![]() Nama dan Logo Tamoni |
masalah harga yang sangat sensitif saya juga menyesuaikan di pasar, rata rata mereka menjual dengan harga antara Rp.15.000 hingga Rp.28.000, bahkan sampai Rp. 33.000 dengan variasi yang bermacam macam saya hanya menyesuaikan karena saya berada di desa atau suasana pinggiran kota maka saya menjual dengan harga yang pantas untuk para calon pelanggan saya
Berikut rician makanan dan minuman yang saya sajikan
Kami menunggu respon pelanggan, jika berkenan berkunjunglah ke rumah kami dan Selamat menikmati sajian dari saya, semoga anda mendapat manfaat dari apa yang saya ceritakan
salam sukses bagi para penggemar nasi goreng sapi/kambing
Berikut rician makanan dan minuman yang saya sajikan
MAKANAN INI DAPAT ANDA PESAN
DI GOFOOD PADA APLIKASI GOJEK
Kami menunggu respon pelanggan, jika berkenan berkunjunglah ke rumah kami dan Selamat menikmati sajian dari saya, semoga anda mendapat manfaat dari apa yang saya ceritakan
salam sukses bagi para penggemar nasi goreng sapi/kambing
Rumah nasi goreng sapi/kambing (Tamoni Group)
Salam dan terimakasih atas kunjungan anda di blog ini




Komentar
Posting Komentar