Nasi Goreng Sapi dan Kambing ada di Bantul

Nasi goreng sapi dan kambing Bantul peduli akan kesehatan para pelanggannya

Diberbagai belahan dunia mengabarkan bahwa serangan virus sangat ganas dan mematikan penyebarannyapun sangat cepat karena yang namanya virus tidak bisa diobati, virus hanya dapat dicegah dengan vaksinasi

Kami sangat berhati hati dalam merespon berita ini , selaku pelaku usaha kami memproses makanan seperti pada pelatihan yang disarankan oleh dinas kesehatan kabupaten, namun dalam hati tetap terbesit apakah virus menular melalui makanan?

Belum ada jawaban pasti bahwa virus dapat ditularkan melalui makanan, namun lebih baik kita berhati hati, untuk mencegah penularannya kita wajib menggunakan masker maupun sarung tangan , semua alur distribusi bahan baku kita perhatikan kebersihannya, apalagi yang memasak, yang mengantar makanan atau siapapun yang terhubung dan menjamah makanan haruslah orang yang sehat dan peduli akan kesehatan. Hal ini dilakukan demi kesehatan dan mencegah penularannya.

Diyakini kontak penularan virus melalui kontak langsung untuk itu  kita diwajibkan mematuhi protokol kesehatan agar aman dari paparan, maka kita perlu jaga jarak aman yakni 5 meter, demi kesehatan kita tidak abai dan 'manut' demi keselamatan bersama  

Dengan berjalannya waktu berita tentang virus covid 19 terus berlanjut , berita yang masif telah mengacak acak ekonomi dunia, yang jelas ada yang diuntungkan ada pula yang dirugikan, ekonomi dunia mulai goncang ,pebisnis mulai berteriak karena  ketidak stabilan , rakyat kecil seperti saya tidak boleh melayani makan ditempat dan  jika bolehpun waktunya dibatasi.

Muncul virus muncul pula pesaing baru dibidang kuliner yang sama karena pekerja mulai banyak di PHK dan bertahan hidup dengan cara berjualan ini sangat berat melakoni kondisi yang demikian. 

Sektor informal khususnya terkait sektor kuliner seperti Nasi Goreng Tamoni mulai sepi dari pengunjung, mau tidak mau kita harus menyesuaikan kondisi jaman dan tetap bertahan , kita terus belajar dan  harus mengikuti kemajuan jaman, teknologi digital menjadi andalan dengan berjualan secara daring, jika tidak usaha yang terus tiarap dan melorot seiring adjustment mobilisasi manusia yang dibatasi.

Berharap pertumbuhan kuliner  terus berkembang merupakan impian setiap seorang pengusaha, namun kita dituntut harus kreatif dan terus berinovasi, dari jualan nasi goreng seperti warung nasi pada umumnya kita mencoba berusaha menggunakan bumbu khusus untuk mengubah nasi goreng tamoni menjadi warung yang berbeda pada umumnya memang tidak banyak yang menjual seperti kami karena menggunakan bumbu rempah yang khas , menariknya bumbu yang kami ramu mirip menyerupai nasi goreng kebuli khas Timur Tengah ini memberi kami signal pertanda baik, karena direspon baik oleh masyarakat di radius 4 km dari titik resto.

Inovasi dan kreativitas yang di lakukan Nasi Goreng Tamoni memang menarik untuk dicoba, karena rasa, aroma, dan bumbu yang di ramu menjadi lebih menonjol dan khas daerah Bantul anda bisa jadi terkejut dan menjadi penasaran karena rasa yang ditimbulkan bisa menjadi "elagant" dan khas karena menjadi satu satunya nasi goreng kebuli yang sangat menyesuaikan lidah orang Bantul.

Dengan kreativitas dan inovasi seadanya, saya mampu bertahan di gelombang awal datang nya virus hingga saat artikel ini saya tulis saya masih bertahan sebagai penjual nasi goreng dan alhamdulilah ketika mengikuti program program dari pemerintah seperti  yang dirilis oleh KEMEPAREKRAF kami berhasil diferivikasi oleh SUCUFINDO bahwa kami bagian dari program yang mengedepankan kebersihan dan  kesehatan serta program dalam mencegah penularan covid 19.

Resto kami mendapat penghargaan sebagai resto bersih dan layak di kunjungi namun kami tetap menjaga protokol kesehatan yang dicanangkan oleh pemerintah melalui kemenparekraf.

Kami siap berlomba melayani yang terbaik untuk anda,semoga bermanfaat


Tempat ini terverifikasi bersih dan sehat
Anda dapat mengunjungi di https://chse.kemenparekraf.go.id/detail-tersertifikasi/rumah-makan-6 
sebagai peserta yang telah ikut berpartisipasi dalam menjaga lingkungan keamanan dan kesehatan masyarakat 



Komentar